4. Caption Lucu Bahasa Jawa Menyimpan Makna

4. Caption Lucu Bahasa Jawa Menyimpan Makna

 Source : plus.kapanlagi.com

 

(credit: unsplash)

Bahasa Jawa dikenal lekat akan filosofi. Bahkan, dalam kata-kata lucu berbahasa Jawa sekalipun, juga terdapat nasihat atau filosofi hidup nan penuh makna. Berikut beberapa caption lucu bahasa Jawa yang menyimpan makna.

 

53. "Aku mung iso maca buku, durung iso maca atimu." (Aku hanya bisa membaca buku, belum bisa membaca hatimu.)

 

54. "Ora usah sepaneng, mending digawe seneng-seneng." (Tak usah tegang, lebih baik dibuat senang-senang.)

 

55. "Kadang lathi iso gawe loroning ati." (Kadang lidah bisa membuat sakit hati.)

 

56. "Nek ngomong ojo dhuwur-dhuwur. Mengko lambemu kesampluk pesawat." (Kalau berbicara jangan tinggi-tinggi, nanti mulutmu tersambar pesawat.)

 

57. "Wit, yen di uncali watu tetep dibales kanggo woh." (Hiduplah seperti pohon, ketika dilempari batu tetap dibalas dengan buah.)

 

58. "Ojo rumongso biso, nanging bisoho rumongso." (Jangan merasa bisa, tapi jadilah untuk bisa merasa.)

 

59. "Abot entheng saka panggawene dhewe." (Berat dan ringannya kehidupan tergantung dari diri manusia itu sendiri.)

 

60. "Tenangno pikirmu. Ayemno atimu. Gusti Allah mboten sare." (Tenangkan pikirmu. Tenangkan hatimu. Allah tidak tidur.)

 

61. "Aku kon ngerteni kowe terus. Lha rumangsamu aku cctv opo?" (Aku diminta untuk mengerti dirimu terus, memangnya aku ini cctv apa?)

 

62. "Gendang yo gendang, koplo yo koplo, ojo omong tok! Ndang buktekno." (gendang ya gendang, koplo ya koplo, jangan omong doang! Mana buktinya.)

 

63. "Ngimpi Seng dukur koyo langit, Yen awakmu logor berarti turumu kurang nengah." (Bermimpilah setinggi langit, jika kamu terjatuh berarti tidurmu kurang ke tengah.)

 

64. "Aja keminter mundhak keblinger, aja cidra mundak cilaka." (Jangan sok pintar nanti salah. Jangan curang, nanti celaka.)

 

65. "Tetese grimis karo tetese tangisanmu, iseh jeru tetesen banyu motone wong tuoku." (Tetesan gerimis sama tetesan tangismu, lebih dalam tetesan air mata orangtuaku.)

 

67. "Memayu hayuning pribadi, memayu hayuning kulawarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana." (Berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesame manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.)

 

68. "Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo." (Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.)

 

69. "Ora usah mikir omongane wong liyo, wong liyo wae nek ngomong yo ora mikir." (Nggak usah memikirkan omongan orang lain, orang lain aja kalau ngomong nggak pakai mikir.)

 

70. "Jenenge urip mesti akeh cobaan, yen akeh saweran kui jenengan dangdutan." (Namanya hidup itu pasti banyak cobaan, kalau banyak saweran itu namanya dangdutan.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata-Kata Jawa Sindiran

Kata Kata Lucu Bahasa Jawa Buat Status FB

Kata-Kata Bahasa Jawa Lucu Ngapak