Kata-kata status lucu bahasa Jawa, cocok buat medsos
Kata-kata status lucu bahasa Jawa, cocok buat medsos.
Source : Brilio.net
foto: 1cak.com
Kamu bisa memilih kata lucu sesuai kebutuhan. Bisa tentang cinta, sahabat, pekerjaan, keluarga, atau yang lain.
26. "Tetep bersyukur masio rasane ajur."
(Tetap bersyukur meskipun rasanya hancur)
27. "Tak kiro lali bales, tibake wes males."
(Aku pikir lupa membalas, ternyata udah malas)
28. "Getun? Blas ora, yangku saiki luweh sip."
(Menyesal? Sama sekali tidak, pacarku sekarang lebih baik)
29. "Ojo bangga sek, sakiki dee pacarmu lha nek sesok dee jodohku kowe iso opo?"
(Jangan bangga dulu, sekarang dia pacarmu tapi kalau suatu saat dia jodohku kamu bisa apa?)
30. "Asline aku ki setia, Ning akeh seng ra percoyo!"
(Sebenarnya aku itu setia, tapi banyak yang nggak percaya)
31. "Gawe seng pacaran tetep langgeng yo, seng jomblo? Kenalan ro aku po piye?"
(Buat yang sedang pacaran tetap langgeng ya, buat yang jomblo? Kenalan sama aku gimana?)
32. "Mundur wae saingane konco dewe."
(Mundur aja saingannya teman sendiri)
33. "Konco kok moro nek butuh tok. Rumangsamu aku pom bensin?"
(Teman kok datangnya kalau butuh saja. Menurut kamu aku ini pom bensin?)
34. "Ojo sombong nek dadi duwuran, ning pasar duwuran regane sepuluh ewu entuk telu."
(Jangan sombong kalau jadi atasan, di pasar atasan harganya sepuluh ribu dapat tiga)
35. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin yo rasane perih."
(Kacang itu rasanya gurih, tapi kalau dikacangin itu rasanya perih)
36. "Kui mantan opo pahlawan? Kok dikenang wae?"
(Itu mantan atau pahlawan? Kok dikenang terus?)
37. "Aku kon ngenteni kowe terus, lha rumangsamu aku cctv opo?"
(Aku kamu suruh nunggu kamu terus, lah menurutmu aku cctv apa?)
38. "Sakjane aku yo iso dolan neng mall macak mbois nongkrong neng kafe, tapi aku emoh. Mengko ndak diarani akeh duite."
(Sebenarnya aku juga bisa main ke mall dan sok keren dengan nongkrong di kafe, tapi aku nggak mau. Nanti aku dianggap punya banyak uang)
39. "Nek ngomong ojo dhuwur-dhuwur, mengko lambemu iso kesampluk pesawat."
(Kalau ngomong jangan tinggi-tinggi, nanti mulutmu bisa ketabrak pesawat)
40. "Kowe ki uwong opo kalkulator, ko ora tau gelem salah!"
(Kamu ini orang apa kalkulator, kok enggak pernah mau salah!)
41. "Iso tak titeni, watu nek dicokot mesti atos."
(Bisa aku amati, batu kalau digigit pasti keras)
42. "Dadi wong lanang ojo koyo krupuk. Teles sitik lemes."
(Jadi laki-laki jangan kayak kerupuk. Basah sedikit lemas alias gampang patah semangat)
43. "Ojo godain bojone wong. Biarlah bojone wong sing nggodain awake."
(Jangan menggoda istri orang. Biarlah istri orang yang menggoda kita.)
44. "Jenenge urip mesti akeh cobaan, yen akeh saweran kui jenenge dangdutan."
(Namanya hidup pasti banyak cobaan, kalau banyak saweran itu namanya dangdutan)
45. "Foto DP kok karo pacare terus, opo mbiyen leh tuku hp urunan?"
(Foto DP kok sama pacarnya terus, apa dulu beli HP-nya patungan?)
46. "Untung atiku iki digawe karo Gusti Allah. Nek gawean menungso wes remuk ket wingi."
(Untung hatiku ini dibuat oleh Gusti Allah. Kalau buatan manusia udah hancur dari kemarin)
47. "Mending sing humoris tapi manis ketimbang sok romantis tapi akhire tragis."
(Lebih baik sama yang humoris tapi manis daripada sok romantis tapi akhirnya tragis)
48. "Jenenge pasangan, yen ora pas yo mung dadi angan."
(Namanya pasangan, kalau enggak pas yang cuma jadi angan)
49. "Mending alon-alon tapi seng penting move on."
(Lebih baik pelan-pelan tapi yang penting move on)
50. "Pacaran kui ra usah diumbar-umbar, sing penting undangan teko-teko kesebar."
(Pacaran itu enggak usah diumbar-umbar, yang penting undangan tiba-tiba kesebar)
51. "Mesakne jek nom kok dilarani terus."
(Kasihan masih muda kok disaktin terus)
52. "Ora enek wong kuat selain aku. Aku ngombe kopi tak sebol sik banyune."
(Nggak ada orang yang kuat seperti aku. Aku minum kopi airnya aku tiup dulu)
53. "Aku nek ra males jane sregep pol."
(Aku kalau nggak males sebenarnya rajin banget)
54. "Pengen e sleepcall, tapi panggilan ditolak."
(Pengennya sleepcall, tapi panggilan ditolak)
55. "Aku sing ngancani koe nibo tangi, kowe malah ngeliyo ati."
(Aku yang menemani jatuh bangun, kamu malah pergi ke lain hati)
Komentar
Posting Komentar